Archive

Archive for the ‘Papua’ Category

Setengah Mati, Setengah Idup

January 9th, 2010 Ucubz 1 comment
Telkomsel Flash Statistik

Telkomsel Flash Statistik

“Its been so long, that I haven’t seen your face. I tryna be strong, but the strength I have is washing away.”


“Its been so long, that I haven’t update this blog. I try to connect, but the connection speed I have is fading away.”

Foto apakah yang ada di samping/atas itu? Itu adalah screenshot yang gw ambil dari statistic viewer punyanya modem gw (Huawei 156G) yang dikombinasikan dengan Telkomsel Flash (gw ambil paket Rp50.000 buat 125MB). Diambil pada tanggal 7 Januari 2010 seperti yang bisa diliat di pojok kanan bawah desktop yang ada di screenshot tersebut.

Itulah salah satu alasan kenapa gw jadi bener2 jarang update blog gw ini, padahal sebenernya banyak yang pengen gw tulis, tapi ya itu.. setiap kali niat mau nulis, mau upload, g ada koneksi, kalopun ada ya kondisinya seperti itu. Kondisi yang saya maksud adalah kondisi yang tergambar di foto yang saya pajang di awal blog ini.

Bagi yang masih bingung, ini sedikit penjelasan.. Sumbu x menggambarkan perjalanan koneksi dari waktu ke waktu, jadi kalo di statistic viewernya itu grafiknya bakalan terus bergerak ke kiri sejalan dengan berjalannya waktu.. Sumbu y menggambarkan kecepatan koneksi yang direpresentasikan dengan kb/s (kilobyte/second).. Nah jadi bisa diliat bagaimana koneksi internet di sini.. Dua menit nyambung dengan kecepatan 2-3kb/s trus koneksinya ilang buat 2 menit ke depan, trus nyambung lagi 2kb/s trus mati lagi.. :p

Sejujurnya, gw g butuh internet berkecepatan tinggi yang nyampe ratusan kb/s, yang gw butuhin itu koneksi yang stabil dari waktu ke waktu. Gw dulu pernah pake Telkomnet Instan dan gw bisa betah kerja pake tuh koneksi yang sebenernya kecepatannya cuma 2-3kb/s juga, tapi koneksi Telkomnet Instan stabil, gw bisa upload file gw trus gw tinggal tanpa gw harus khawatir bakalan terpotong di tengah jalan.

Gw juga pernah pake layanan internet dari Smart + Modem hape, kecepatannya juga g tinggi, maksimum 15kb/s tapi yang gw salut dari Smart, dia stabil banget.. Gw bisa download file berpuluh2 MB trus gw tinggal tidur, besok pagi download udah selese. Yang paling ekstrim, gw pernah pake tuh modem buat ngupdate software N82 gw online pake Nokia Software Updater.. Keseluruhan filenya itu 100Mb lebih, dan berhasil, walaupun memakan waktu 3 jam lebih, tapi ya itu berhasil.

Pagi hari ini gw nyoba nulis lagi dengan keadaan yang terbatas ini, sekedar memuaskan jiwa yang butuh pelampiasan.. :p Sebenernya fasilitas 3G udah dilaunching di sini, tapi kayaknya masih belum sempurna,, kemaren di wilayah yang terjangkau 3.5G gw ngadain sedikit test pake speedtest.net dan hasilnya kurang memuaskan,, sayang linknya ada di laptop temen gw, kalo ada waktu ntar gw tampilin di sini.

Final sentences, gw sebagai pemakai jasa internet sangat berharap kepada para provider agar mau memperhatikan kami2 yang berada jauh di ujung timur Republik Indonesia ini, walaupun di ujung tapi kami kan masih WNI juga, pengen juga bisa internetan lancar kaya di Jakarta..

Well, see you next time..

PS : Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk mencemarkan nama baik provider yang saya pake, saya cuma menyampaikan apa yang saya rasakan dengan harapan mudah2an kinerja providernya bisa diperbaiki. (daripada kena kasus kaya bu Prita :P )

Terbang ke Papua

August 31st, 2009 Ucubz 2 comments

Asalamualaikum w.w.

Halo semuanya… Dari provinsi paling timur di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini saya mengucapkan Selamat menunaikan ibadah puasa.. Sebenernya udah telat ya, mengingat hari ini bulan Ramadhan sudah menginjak hari ke sepuluh, tapi gpp yang penting niatnya.
Okeh, seperti yang sudah gw janjiin di postingan sebelumnya kalau gw bakalan berbagi cerita tentang perjalanan gw ke Papua, pada kesempatan kali ini akan gw tepatin janji tersebut. Karena kemampuan menulis gw lagi turun, jadi ceritanya apa adanya saja ya.. :p

Ada beberapa cerita mengerikan yang gw denger sebelum gw berangkat ke papua, salah satu yang paling sering gw denger dari orang-orang adalah nasehat untuk tidak lupa membawa minyak kayu putih atau sejenis minyak angin lainnya ke dalem pesawat. Alesannya supaya g semaput gara-gara “wangi” orang asli papua yang konon katanya bisa mengalahkan wangi parfum impor para pramugari. Berbekal sifat gw yang agak lebih sering g percaya dengan gossip, gw coba mengkonfirmasi pernyataan tersebut dengan menelepon temen gw yang udah duluan berangakat ke sana, jawabannya memuaskan gw, temen gw bilang kalo berita itu Cuma dilebay-lebaykan saja. Kenyataannya tidak seperti itu kok.. Hmm..

Tanggal 16 Agustus gw berangkat ke Papua naik Garuda Indonesia, berangkat dari terminal 2F bandara Internasional Soekarno-Hatta, pesawat gw bakalan takeoff pukul 21.30 WIB dan dijadwalkan tiba di Sentani pukul 06.30 WIT. Ngiket koper, check-in, trus masuk ke boarding room, sambil nunggu dipersilahkan masuk ke pesawat gw ngobrol-ngobrol ama temen yang senasib sepenanggungan. Sampai akhirnya terdengar perintah untuk memasuki pesawat, gw duduk di baris-baris depan –seat 9B- jadi gw dipersilahkan masuk belakangan. Berhubung gw duduk di “B” yang artinya gw di tengah-tengah, cerita tentang “wangi” para penduduk asli mulai menghantui diriku, di sebelah kiri gw si Heru, dan siapakah gerangan yang akan duduk di sebelah kanan gw.

Gw udah setengah ngarep kalo di sebelah gw kosong lagi kayak pernerbangan gw ke Manado waktu prajab kemaren, tapi ternyata ada juga yang ngisi tuh bangku, seorang ibu-ibu setengah baya yang lumayan gemuk, dia masuk agak belakangan, dan sisi baiknya dia bukan orang asli Papua, dia seorang muslimah, berjilbab. Hwaahh.. hatiku gembira dan tenang.. Walalupun ada ancaman gw g akan dapet sandaran tangan tapi setidaknya dia tidak menebarkan “wangi” yang aneh-aneh.

Penerbangan dari Jakarta ke Makassar berjalan g ada hambatan, pelayanan Garuda emang maknyus. Takeoff ama landingnya mulus bener. Makanannya enak, minumannya juga bisa minta seenaknya.. hehehehe.. Begitu juga penerbangan dari Makassar ke Biak, semuanya berjalan dengan lancar. Sampe di Biak udah subuh, gw sempetin diri solat Subuh dulu di bandara, bersyukur masih diberi keselamatan setelah menempuh perjalanan sejauh itu..

Petaka-pun muncul di Biak, ternyata ibu-ibu yang di sebelah kanan gw turun di Biak. Keberadaannya digantikan oleh seorang wanita muda penduduk lokal yang semenjak dia duduk di samping gw, hidung gw langsung aktif menangkap “wangi” semerbak yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Pokoknya bener-bener bisa bikin sesek napas deh.. Ttttssssaaahhhh… Akhirnya cerita orang-orang terbukti sebagian.. :D itulah ucapan selamat datang yang tak terucapkan. Awal perjalanan cerita hidup gw di tanah yang bener-bener jauh dari kampung halaman gw, di tanah yang memiliki “langit” yang begitu berbeda jauh dengan “langit” Jawa atau Sumatera, itulah tanah Papua.

Segitu dulu ceritanya, itu juga udah kepanjangan.. Kapan-kapan gw sambung lagi tentang kehidupan di sini… Hope you enjoy this, C U Later…

Categories: Papua Tags:

Menempuh Hidup Baru

August 15th, 2009 Ucubz 2 comments

Hello guys,, piye kabare? G terasa udah lebih dari satu bulan gw ga update nih blog semenjak postingan gw yang terakhir tanggal tiga Agustus yang lalu :p Kalo bang Dika merasa dia sudah menjadi penulis blog yang buruk gara-gara lima belas hari ga update blognya, lah gw berarti blogger yang super buruk kali ya..

Tiga bulan terakhir ini merupakan bulan-bulan yang luar biasa buat gw, segala sesuatu berjalan serba cepat, segala sesuatu terjadi serba mengejutkan. Berawal dari DTSD dua setengah bulan yang lalu, berganti jadi Diklat Prajab dua minggu yang lalu, dan akhirnya penempatan satu minggu yang lalu, dan akhirnya berangkat ke pulau paling timur besok malem.

***

Setelah berfikir secara mendalam dan kritis, gw memutuskan untuk mencoba menulis perjalanan gw ke Papua secara konsisten dan menyeluruh (apaan nih?). Intinya gw itu berniat pengen bikin tulisan-tulisan yang bisa sedikit memberikan gambaran seperti apakah bumi Papua di sana. Sehingga apabila suatu hari ada seorang lulusan STAN (Sekolah Tinggi Akuntansi Negara) yang juga penempatan di Papua dia tidak akan merasa kebingungan, karena dia akan mendapati kalau sebelumnya ada kakak kelasnya yang baik hati dan tidak sombong menuliskan pengalamannya melalui blog di http://ucubz.web.id :D

Beberapa hari belakangan ini gw sering online cuma buat nyari informasi tentang kehidupan di Papua. Mulai dari informasi resmi sampe nyari-nyari tulisan tentang pengalaman orang yang pernah hidup di sana. Ada beberapa blog yang juga menuliskan kisah kehidupan sang penulisnya di Papua. Dan setelah gw baca, gw bisa ambil kesimpulan kalo para penulis semua itu merasa menderita hidup di sana.. *lebay mode : On*

Jadi, tulisan ini merupakan sebuah rintisan, yang akan dikembangkan terus seiring berjalannya waktu. Dan sekalian juga ingin meresmikan berdirinya sebuah categories baru yang saya beri nama Papua.

Bismillahirrahmanirrahim..

FYI : Rata-rata maskapai penerbangan yang melayani rute Jakarta-Jayapura memberangkatkan pesawatnya pada malam hari.

Categories: Blogila, Papua Tags: